From Denotation to Myth: a Semiotic-Pedagogical Framework for Solo Raya's Religious Traditions as Advanced Indonesian for Foreign Speakers’ Material

Authors

  • Siti Isnaniah
  • Tiya Agustina
  • Endang Rahmawati UIN Raden Mas Said Surakarta image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.31330/24k5f754

Keywords:

religious traditions, local wisdom, barthesian semiotics, symbolic competence, advanced BIPA

Abstract

Pengajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) menuntut pemelajar mampu membaca makna implisit yang tertanam secara budaya, namun tradisi keagamaan Jawa belum dimanfaatkan untuk tujuan ini. Fokus pada kawasan Solo Raya, Jawa Tengah, penelitian ini menganalisis konstruksi makna tradisi keagamaan lokal dan menteorikan nilainya sebagai bahan ajar BIPA tingkat lanjut. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan semiotika Roland Barthes (denotasi, konotasi, dan mitos) dengan data dari wawancara mendalam, observasi visual, dokumentasi, dan studi pustaka yang dianalisis melalui reduksi, kategorisasi, interpretasi tanda, dan penyimpulan. Analisis terhadap tradisi-tradisi lokal di Solo Raya saling berkelindan antara tradisi Jawa dan Islam, dan harus mampu dibaca pemelajar tingkat lanjut. Berbasis kerangka semiotik-pedagogis yang menyelaraskan progresi Barthes dari denotasi ke mitos dengan kompetensi simbolik (Kramsch), tradisi-tradisi tersebut dapat dijadikan bahan ajar BIPA dalam mengembangkan kompetensi linguistik, antarbudaya, dan simbolik pemelajar asing dalam menafsirkan makna implisit serta berkomunikasi dalam konteks sosiokultural Jawa-Islam.

References

Agustina, Tiya & Masyhuda, H. M. (2021). Representasi Budaya Jawa dalam Film “Lagi-Lagi Ateng” Karya Monty Tiwa serta Implementasinya sebagai Bahan Ajar BIPA Tingkat Mahir. Jurnal Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (JBIPA), 3(2), 133–145.

Ambarita, J., Siahaya, A., & Kyong, P. M. (2024). Local Traditions and the Dynamics of Diversity in Negeri Waraka. Jurnal Penamas, 37(2), 145–157. https://doi.org/https://doi.org/10.31330/penamas.v37i2.800

Auliana, N. (2024). Pengenalan Budaya Islam Banjar melalui Sasirangan sebagai Media untuk Pembelajar BIPA Muslim-Melayu Thailand. Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 6(1), 25–40. https://doi.org/10.18592/msr.v6i1.15769

Azizah, S. N., Sukmawan, S., & Khasanah, I. (2022). Tradisi Sodoran Tengger sebagai Alat Diplomasi Budaya Indonesia melalui Pembelajaran BIPA. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 5(3), 619–630. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i3.441

Barthes, R. (2012). Elemen-Elemen Semiologi. Jalasutra.

Barthes, R. (2018). Mitologi. Kreasi Wacana.

Byram, M. (2021). Teaching and Assessing Intercultural Communicative Competence. Multilingual Matters.

Chen, S., Lawrence, J. F., Zhou, J., Min, L., & Snow, C. E. (2018). Early Childhood Research Quarterly The efficacy of a school-based book-reading intervention on vocabulary development of young Uyghur children: A randomized controlled trial. Early Childhood Research Quarterly, 44, 206–219. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2017.12.008

Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Gava Media.

Dawkins, R. (2018). The Selfish Gene. Oxford University Press.

Dayun Riadi, Azmi Heru, Huda Fikri, ⁠Yera Sella, ⁠Irli Sili Seli, & Elsi Nisa. (2025). Pendidikan Nilai dalam Tradisi Takbiran Keliling: Studi Kebersamaan dan Toleransi Sosial di Desa Apoho. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 2920–2927. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.878

Devi, Nur Amelia, Darnawati, & I. (2025). Islamic educational values in the Katoba tradition: An Islamic initiation rite for children in the Muna community. Jurnal Penamas, 38(2), 265–275. https://doi.org/https://doi.org/10.31330/penamas.v38i2.927

Fatimah, I. D., Novialita Angga Wiratama, & Fera Dwidarti. (2025). Budaya Luhur Kupatan Makna Dan Nilai Dalam Pembelajaran Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Tunas Pendidikan, 7(2), 406–416. https://doi.org/10.52060/pgsd.v7i2.2854

Faturahman, M., & Berakon, I. (2025). Local Indonesian traditions and the enhancement of social spirituality in rural communities. Jurnal Penamas, 38(2), 153–167. https://doi.org/https://doi.org/10.31330/penamas.v38i2.997

Febriyana, M., & Pustaka, T. (2025). Kontekstualisasi Budaya dalam BIPA: Pendekatan. 1, 1–5.

Fiske, J. (2016). Pengantar Ilmu Komunikasi. Rajawali Pers.

Fuadi, S. I., & Syam, R. S. El. (2023). Esensi Kesalehan Sosial dalam Tradisi Halalbihalal di Indonesia. Journal of Creative Student Research, 1(3), 16.

Geertz, C. (1960). The Religion of Java. The University of Chicago Press.

Halik, A. (2012). Tradisi Semiotika dalam Teori dan Penelitian Komunikasi. Alauddin University Press.

Hymes, D. (1974). Fondations in socioliguistics: An ethnographic approach. University of Pennsylvania Press.

Imdad, Muhamad Khabib, Rahayu, Tami Dewi Puspa, Ramdhani, S. & B. (2025). The living Qur’an in maritime culture: Symbolism, ritual, and ecological spirituality in the Tasela boatmaking tradition. Jurnal Penamas, 38(2), 138–152. https://doi.org/https://doi.org/10.31330/penamas.v38i2.983

Inderasari, E., Hasanah, D. U., & Masyhuda, H. M. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Bipa di Ptki Berbasis Tradisi Keislaman Dalam Konteks Kuliner Jawa Tengah. S A W E R I G A D I N G, 31.

Istanti, W. (2013). Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Thailand Melalui Syair Lagu Populer Indonesia Bermuatan Nilai-nilai Karakter. Prosiding Seminar Internasional PIBSI XXXV.

Kartinawati, E. K. (2024). Tradisi Munjung dan Relevansinya pada Kehidupan Masyarakat Era Kini. Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture, 6(1), 11–17. https://doi.org/10.32585/kawruh.v6i1.5041

Kim, G. W., Vaswani, R. T., Kang, W., Nam, M., & Lee, D. (2017). Enhancing Ecoliteracy Through Traditional Ecological Knowledge in Proverbs. Sustainability (Switzerland), 9(7), 1–16.

Koentjaraningrat. (2000). Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Gramedia Pustaka Utama.

Kramsch, C. (2013). Culture in Foreign Language Teaching. Iranian Journal of Language Teaching Research, 1(1), 57–78.

Kusumaningputri, R., & Widodo, H. P. (2018). Promoting Indonesian University Students’ Intercultural Awareness in Intercultural Communication. System, 72, 49–61.

Liddicoat, A. J., & Scarino, A. (2013). Intercultural Language Teaching and Learning. Wiley-Blackwell.

Muliastuti, L. (2017). Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing: Acuan Teori dan Pendekatan Pengajaran. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Mulyaningtyas, R., & Arinugroho, Y. D. (2025). Kearifan Lokal dalam Tradisi Metri sebagai Materi Budaya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing. Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(2), 281–299. https://ejurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/BB/article/view/3695

Muzaki, A. Y., & Fauriz, M. H. (2026). Pembentukan Tradisi Budaya Buka Bersama Pada Masyarakat Muslim Indonesia Prespektif Hadist Dan Ushul Fiqih. 02(10), 59–65. https://doi.org/10.33650/joki.v4i2

Muzakki, A. (2018). Memperkenalkan kembali pendidikan harmoni berbasis kearifan lokal (Piil Pesenggiri) pada masyarakat adat Lampung. Jurnal Penamas, 30(3), 261–280. https://doi.org/https://doi.org/10.31330/penamas.v30i3.188

Nurhadi, Z. F. (2017). Teori Komunikasi Kontemporer. Kencana.

Piliang, Y. A. (2010). Hipersemiotika, Tafsir Cultural Studies Atas Matinya Makna. Jalasutra.

Prasanty, A. B., & Nurlina, L. (2024). Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal dalam Pengajaran BIPA: Tinjauan Literatur. EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik Dan Kependidikan, 2(1), 306–312.

Putri, L. A., Maghfira, A., Esy, M. L., Rahmawati, S. S., & Fitria, R. (2025). Observasi Perkembangan Tradisi Ngabuburit di Kalangan Generasi Muda. Jurnal Ilmu Sosial Dan Budaya Indonesia, 3(1), 63–72. https://doi.org/10.61476/3ew45248

Riadi, R., & Latif, S. A. (2024). Konsep Materi Ajar BIPA Berbasis Kearifan Lokal dan Budaya Nusantara. 1, 53–61.

Risager, K. (2007). Language and Culture Pedagogy: From a National to a Transnational Paradigm. Multilingual Matters.

Schein, E. H. (2010). Organizational Culture and Leadership (4th ed.). Jossey-Bass.

Sibarani, R. (2023). Kearifan Lokal: Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi Lisan. Asosiasi Tradisi Lisan.

Sitanggang, A. O. (2020). The Meaning of Advertising ‘Aqua Life’ in The Semiotic Perspective of Roland Barthes. International Journal of Multi Science, 1(1), 9–21.

Sobur, A. (2013). Semiotika Komunikasi. Remaja Rosdakarya.

Susanti, R., & Achiriah, A. (2024). Dinamika tradisi malem selikuran pada masyarakat Jawa di desa Tanjung Pasir Labuhanbatu Utara. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 7. https://doi.org/10.29210/1202423627

Syakur, Ahmad Abdan, Rusdiawan, M. S. (2018). Text of Cigarette Advertisement: A Semiology Study of Roland Barthes. International Journal of Linguistics, Literature, and Culture, 4(3), 72–79. https://doi.org/https://doi.org/10.21744/ijllc.v4n3.182

Van Peer, W., Zyngier, S., Klinger, K., & Tosheff, L. (2010). Literary education and Digital Learning: methods and technologies for Humanities Studies Library of Congress Cataloging-in Publication Data. Information Science Reference.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Hardvard University Press.

Whorf, B. L. (1956). Language, thought, and reality: Selected writings of Benjamin Lee Whorf (J. B. Carroll, Ed). MIT Press.

Wulandari, A. R. (2021). Tradisi Nyekar di Magetan Perspektif Islam. 7(2).

Yaumi, M. (2013). Prinsip-Prinsip Desain Pembelajaran. Penerbit Kencana Prenada Media Group.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

From Denotation to Myth: a Semiotic-Pedagogical Framework for Solo Raya’s Religious Traditions as Advanced Indonesian for Foreign Speakers’ Material. (2026). Penamas, 39(1), 81-98. https://doi.org/10.31330/24k5f754