GERAKAN DAKWAH KOMUNITAS GENERASI MILENIAL DAN HARMONISASI KEHIDUPAN BERAGAMA DI KOTA BANDUNG: STUDI KASUS PADA KOMUNITAS SHAB AL-QO

Penulis

  • Juju Saepudin ,
  • Neneng Habibah Balai Litbang Agama Jakarta ,

DOI:

https://doi.org/10.31330/penamas.v34i2.509

Kata Kunci:

Generasi Milenial,, Komuniatas Shab Alqo, Kota Bandung, Pendidikan Keagamaan

Abstrak

Artikel ini menyajikan hasil penelitian Pendidikan Keagamaan Pada Komunitas Shab Alqo di Kota Bandung. Tema ini penting untuk dikaji karena banyak ditemukan komunitas generasi milenial berbasis agama yang disusupi oleh pemahaman ektrimis yang mengganggu harmonisasi baik internal maupun antar umat beragama. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi pustaka terhadap berbagai dokumen yang terkait dengan tema penelitian. Hasil analisa data secara induktif didapatkan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Pertama, motif hijrah yang berkembang pada komunitas Shab Alqo lebih kepada dorongan masa lalu dan impian masa depan yang lebih baik. Kedua, bentuk dakwah Shab Alqo dilakukan secara langsung di depan anggotanya, namun lebih sering menggunakan media online atau media sosial. Ketiga, pesan dakwah atau materi yang disampaikan merupakan keseluruhan ajaran Islam yang bersumber dari al-Qur’an dan al-Hadits yang dibungkus dalam bentuk kajian tahsin dan tafsir serta kajian umum yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dilapangan. Keempat, hambatannya ialah kekurangan sumber daya manusia atau tenaga pengajar yang bersedia mewakafkan diri dan bersedia berbagi ilmu serta pengalaman dalam berdakwah.

Biografi Penulis

  • Neneng Habibah, Balai Litbang Agama Jakarta,

    Bidang Pendidikan agama dan Keagamaan

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2021-12-30

Cara Mengutip

GERAKAN DAKWAH KOMUNITAS GENERASI MILENIAL DAN HARMONISASI KEHIDUPAN BERAGAMA DI KOTA BANDUNG: STUDI KASUS PADA KOMUNITAS SHAB AL-QO. (2021). Penamas, 34(2), 371-388. https://doi.org/10.31330/penamas.v34i2.509